SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Bupati OKI Ir H Ishak Mekki MM didampingi unsur Muspida dan Kepala Desa Sumber Hidup meresmikan pembangunan bangunan hasil swadaya masyarakat.
Selain meresmikan fasilitas desa tersebut bupati juga meninjau kebersihan lingkungan desa.
“Saya salut dan bangga atas prestasi yang diraih oleh masyarakat Desa Sumber Hidup. Tingginya tingkat partisifasi masyarakat dalam pembangunan ini terutama melalui swadaya merupakan tanda telah sejahteranya masyarakat,” kata Ishak yang juga Ketua DPD Partai Demokrat ini.
Menurut Ishak, hal ini merupakan suatu prestasi yang luar biasa. Pemerintah Kabupaten OKI, tentu tidak akan tinggal diam dan berpangku tangan terhadap desa-desa yang melakukan swadaya pemerintah.
Pemerintah akan memberikan penghargaan atau reward kepada desa-desa
yang berprestasi.
“Saya minta FKPD dan kepala SKPD untuk melihat langsung dan mencatat
kekurangan-kekurangan yang dialami oleh masyarakat Sumber Hidup khususnya," ujar Ishak.
Mengenai pembangunan jalan, ungkap Ishak, pada tahun 2012 nanti telah diprogramkan penimbunan dan pengerasan Jalan Sepucuk atau SP 1.
Pembangunan jalan ini menurutnya sangatlah penting sebagai urat nadi perekonomian masyarakat.
Camat Pedamaran Timur, Suwanta, SI P MM didampingi Kepala Desa Sumber Hidup Parjiono mengatakan, dengan adanya bersih desa ini diharapkan dapat membersihkan diri dan hati serta sebagai ucapan rasa syukur
masyarakat Sumber Hidup.
Masyarakat Sumber Hidup merupakan masyarakat yang penuh gotong royong sehingga dapat berswadaya. Swadaya masyarakat ini menurut Parjiono sudah dimulai sejak tahun 2008 yaitu pembangunan los pasar dengan dana swadaya dan bantuan pemerintah sebesar Rp 580 juta.
Kemudian pada tahun 2009 mulai dibangun Tugu Pacul dengan alokasi dana sebesar Rp 28 juta yang juga menggunakan dana dari bantuan pemerintah dan swadaya masyarakat.
Pada tahun 2010 membangunan sekolah sebanyak 4 lokal. Sedangkan pada tahun 2011 ini dibangun balai desa dengan dana murni swadaya masyarakat sebesar Rp 158 juta serta pembangunan siring sepanjang 1.470 meter.
Selain itu pada tahun 2011 ini masyarakat Sumber Hidup membeli satu unit mobil ambulance melalui KSR ditambah dana swadaya sebesar Rp 327 juta.
Total dana swadaya masyarakat selama 4 tahun ini menurut Parjiono mencapai lebih dari Rp 2 miliar.
Di Desa Sumber Hidup ini menurutnya telah ada koperasi desa di antaranya yaitu KUD Sumber Sentosa yang memiliki dana replanting sebesar Rp 7,3 miliar dan koperasi simpan pinjam Sumber Hidup yang memiliki modal usaha kurang lebih 2,3 miliar.
sumber : http://palembang.tribunnews.com